Sudah lama sekali ya gan saya gak bloging, oke mumpung saya ada waktu gan saya akan membagikan sedikit artikel buat agan sekalian, artikel kali tentang Metode Perawatan PC karena PC penting bagi yang mengerti untuk merawat PC itu tidak segampang membalikkan telapak tangan, oke langsung aja yuk tidak usah bertele-tele.
Ada dua macam metode perawatan PC, metode tersebut yaitu sebagai berikut :
Metode
Perawatan Aktif
Intesitas
melakukan perawatan aktif tergantung dari lingkungan dan kualitas kmponen
komputer. Apabila lingkungan kotor dan berdebu, maka anda harus membersihkan
komputer 3x dalam sebulan. Namun lingkungan kantor normal, pembersihan komputer
dapat dilakukan beberapa bulan sekali dalam setahun. Tahap-tahap melakukan
perawatan aktif, meliputi sebagai berikut :
1.
Non
Operating System
Langkah
yang dilakukan sebagai berikut :
a.
Membersihkan
debu CPU dan monitor dengan vacum cleaner
b.
Membersihkan
keyboard dan mouse
c.
Membersihkan
konektor dan kontak pada konektor slot, konektor power supply, konektor
keyboard, konektor mouse, konektor speaker
2.
Operating
System
Langkah
yang dilakukan meliputi sebagai berikut :
a.
Melakukan
back up data dan file-file penting pada waktu yang terjadwal
b.
Melakukan
clean up dengan menghapus semua file temporet seperti *tmp*, file-file dari
recycle bin, web, browser, history dan temporory internet file
c.
Melakukan
scandisk
d.
Melakukan
dragmentasi file
e.
Melakukan
checking dan update antivirus
Metode
Perawatan Pasif
Perawatan
pasif meliputi langkah-langkah yang biasa kita gunakan untuk melakukan proteksi
sistem terhadap lingkungan yang normal, baik secara fisik dan elektrikot, hal
fisik meliputi temperatur yang baik dari power kontaminasi debu/alat dan
gangguan lain seperti getaran/guncangan hal elektrical meliputi ESD (Electro
Static Discharge) atau listrik statik kebisingan, power dan gangguan frekuensi
RAM. Tahap-tahap melakukan perawatan pasif sebagai berikut :
1.
Memilih
lokasi untuk komputer yang bebas polusi udara seperti, asap, debu, kotoran dan
polusi yang lain
2.
Memperkecil
kemungkinan terjadinya variasi suhu didalam ruangan misalnya dan memberi OC
atau tidak menempatkan komputer dekat jendela agar komputer tidak terkena sinar
matahari secara langsung
3.
Menyediakan
outlet ground power yang sudah stabil dan bebas dari gangguan dektris dan
interferensi. Hal ini berfungsi menghindari listrik statis
4.
Bila
memungkinkan, jauhkan komputer anda dari pemancaran sumber-sumber frekuensi
radio. Pada fase persiapan lokasi instalasi komputer, anda bisa memperhatikan
beberapa faktor sebagai berikut :
a.
Sediakan sirkuit (MCB)tersendiri untuk aliran
listrik komputer anda
b.
Sirkuit
harus diperiksa dengan baik tentang low resistence, dan bebas dari naik
turunnya tegangan
c.
Sirkuit
tiga kabel harus ada. Namun bila tidak, gunakan adapter tambahan ground untuk
menyesuaikan penempatan ground pada soket dua kabel
d.
Untuk
mengurangi resistansi, hindari pemakaian panjang kabel yang tidak perlu. Permasalahan
power low noise akan menambah resistensi sirkuit yang mengikuti ukuran kabel
dan panjangnya
e.
Bila
kemungkinan, sediakan power sirkuit terpisah untuk peralatan non komputer,
seperti AC, Coffe maker, mesin copy, laser, printer, pemanas ruangan vacum
cleaner, dan peralatan lain
Pembersih Komponen
pada PC
Untuk melakukan
pembersih komponen pada PC harus melalui cara atau prosedur tertentu, antara
satu komponen dengan komponen yang lain berbeda, sehingga memiliki urutan atau
atauran tersendiri dalam metode pembersihan berikut beberapa komponen PC yang
perlu dilakukan perawatan.
A.
Cassing
Hal-hal
yang harus diperhatikan dalam membersihkan casing sebagai berikut :
1.
Untuk
bagian sudut terutama bagian depan, perlu diperhatikan pengkabelan yang mudah
lepas akibat hentakan, terutama pada bagian kabel untuk tombol sakelar
2.
Pada
bagian belakang yang perlu dibersihkan adalah pada bagian ventilasi atau tempat
fan. Karena ditempat inilah debu semua mengumpul akibat hembusan angin yang
dibawa oleh fan
B.
Floppy
drive
Langkah-langkah
pembersihannya adalah sebagai berikut :
1.
Operasikan
sistem komputer
2.
Masukkan
disk cleaner yang telah diberi cairan pembersih ke drive A
3.
Pilih
drive A sehingga komputer akan membaca drive A. Karena piringan disket diganti
dengan kertas tisu yang diberi cairan pembersih, maka head akan tersentuh oleh
tisu tersebut. Sehingga akan membersihkan head dari kotoran debu atau kotoran
yang lain
C.
CD-ROM
dan CD-RW
Langkah-langkah
pembersihannya adalah sebagai berikut :
1.
Operasikan
sistem komputer
2.
Masukkan
CD Cleaner, CD Cleaner akan berputar dan sikat atau sirip, yang melekat pada
disk atau piringan akan menyikat optik atau lensa pada CD-ROM atau CD-RW
D.
Harddisk
Hardisk
merupakan komponen yang penting dalam sebuah komputer, karena sistem operasi
dan semua program beserta data-data tersimpan dalam hardisk. Hardisk merupakan
komponen yang mudah rusak. Untuk melakukan perawatan hardisk dilakukan dari sisi
hardware dan software.
1.
Untuk
perawatan hardisk dari sisi hardware, perlu ditambahkan sebuah fan untuk
mengurangi panas pada hardisk. Selain itu perlu diperhatikan pengaturan kabel
data agar sirkulasi udara dapat berjalan lancar
2.
Untuk
perawatan dari sisi software, cukup dengan tool-tool yang telah, tersedia ketik
menginstall sistem operasi. Tool tersebut, meliputi sebagai berikut :
a.
Scandisk
adalah tool yang digunakan untuk memeriksa struktur file sistem, tabel lokasi
file (file allocation table), dan dapat untuk mengetahui ada atau tidaknya bad
sector. Scandisk akan berjalan dengan otomatis setiap start, jika komputer
tidak dimatikan dengan benar atau terjadi kegagalan listrik
b.
Disk
defragmenter adalah tool yang digunakan untuk mengatur struktur atau tata letak
file, sehingga akan mengurangi fragmentasi sebuah space hardisk. Disk defragmenter
perlu dilakukan secara berkala. Hal ini akan meningkatkan performa sistem dan
ruang hardisk
E.
VGA
Card
Sebagai
perawatannya perlu dilakukan pembersihan dari debu atau kotoran yang lain. Untuk
membersihkan fan dan heatsink cukup dengan kuas kecil karena fan pada VGA Card
sering bermasalah pada fan yang berisik/berbunyi dengan keras masalah ini
bersumber pada fan yang tidak kencang/putaran tidak stabil. Selain itu, juga
dapat deisebabkan dudukan fan yang tidak kuat sehingga tidak dapat menopang fan
dengan baik. Untuk mengatasi hal ini, dapat dilakukan dengan membersihkan dan
mengencangkan posisi fan dengan tepat sesuai dengan posisinya.